Bupati Sumba Barat Tegaskan Disiplin dan Loyalitas ASN Saat Pimpin Apel Kerja di Dinas Perpustakaan
Sumbavoice.com- Bupati Sumba Barat Yohanis Dade, SH memimpin apel kerja dititik 6 yang berlangsung di halaman Dinas Perpustakaan, dengan menekankan pentingnya kesiapan aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan. Rabu, (29/04/2026)
Apel kerja tersebut diikuti oleh para pimpinan OPD, ASN, serta tenaga kontrak dilingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa apel kerja bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memastikan kesiapan seluruh aparatur dalam menyongsong tugas dihari yang baru.
“Disiplin adalah napas organisasi. Tanpa disiplin, kerja kita tidak akan membuahkan hasil. Rakyat menanti kerja nyata kita semua,” tegas Bupati.
Lebih lanjut, Bupati Yohanis Dade mengingatkan pentingnya loyalitas terhadap pimpinan, baik di lingkungan kerja masing-masing maupun kepada kepala daerah. Bupati juga menekankan nilai-nilai integritas dalam bekerja, dengan mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan rasa takut akan Tuhan, sehingga melahirkan ketulusan dan kejujuran tanpa pamrih terhadap jabatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh aparatur untuk bekerja dengan hati, tidak mudah terprovokasi, serta terus membangun kerja sama, sinergi, dan kolaborasi.
“Jika kita bekerja dengan tulus, disitu ada berkat,” ujarnya.
Bupati turut menyinggung capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Sumba Barat yang telah meraih berbagai penghargaan, termasuk keberhasilan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang menurutnya bukan hal yang mudah dicapai tanpa kerja keras bersama.
Terkait kedisiplinan, Bupati menegaskan kepada para pimpinan perangkat daerah agar bersikap tegas terhadap kehadiran pegawai. Ia mengingatkan agar tidak ada pimpinan yang melindungi pegawai yang mangkir dari tugas, karena hal tersebut dapat berimplikasi pada sanksi bagi pimpinan itu sendiri.
Selain itu, Bupati juga menyampaikan hasil pertemuannya dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Kesehatan terkait kebutuhan infrastruktur dan peningkatan sarana prasarana rumah sakit, termasuk pemenuhan tenaga dokter spesialis di daerah.
Ditengah kondisi keuangan daerah dan nasional yang dihadapkan pada efisiensi anggaran, Bupati mengajak seluruh jajaran untuk mengambil langkah-langkah strategis dalam menyelamatkan daerah melalui kerja sama dan inovasi, termasuk mencari peluang untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh aparatur untuk terus melakukan introspeksi diri terhadap kinerja masing-masing.
“Kalau mau menjadi besar, kita harus setia pada hal-hal kecil,” pungkasnya.
