Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah Terima Sertifikat Eliminasi Malaria Dari Kementerian Kesehatan RI
Sumbavoice.com-Jakarta– Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang kesehatan dengan menerima Sertifikat Eliminasi Malaria dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara puncak Peringatan Hari Malaria Sedunia Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium Siwabessy, Gedung Prof. dr. Sujudi, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Sertifikat Eliminasi Malaria diterima langsung oleh Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu. Dalam kesempatan tersebut, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah, Ridho Dj. Samani, SKM, MSc, serta Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Tengah, Andreas Fa, Amd.Kep.
Tidak hanya menerima penghargaan, Bupati Sumba Tengah juga mendapat kehormatan untuk mewakili dua provinsi dan tujuh kabupaten penerima Sertifikat Eliminasi Malaria dalam menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk mempertahankan status bebas malaria. Kepercayaan tersebut merupakan bentuk pengakuan atas konsistensi dan keberhasilan Kabupaten Sumba Tengah dalam mengendalikan malaria, penyakit yang selama puluhan tahun menjadi tantangan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah timur Indonesia.
Bagi Kabupaten Sumba Tengah, penghargaan ini menjadi pencapaian bersejarah. Kabupaten Sumba Tengah kini menjadi satu-satunya kabupaten di Pulau Sumba yang berhasil memperoleh status eliminasi malaria. Capaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai sejak tahun 2019 melalui Konsorsium Sumba, ketika seluruh kepala daerah di Pulau Sumba bersepakat membangun komitmen bersama melalui gerakan “Sumba Bebas Malaria”.
Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader malaria, serta seluruh lapisan masyarakat dalam menjalankan berbagai upaya pencegahan, pengendalian, dan penanggulangan malaria secara berkelanjutan.
Bupati Sumba Tengah, Drs. Paulus S. K. Limu, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Keberhasilan ini tidak diraih dalam waktu singkat. Perjuangan panjang yang kami lalui merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader malaria, serta seluruh masyarakat yang selama bertahun-tahun berkomitmen memutus rantai penularan malaria,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa status eliminasi malaria bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mempertahankan capaian tersebut. Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat sistem surveilans, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kasus impor, serta memastikan seluruh masyarakat tetap memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Penerimaan Sertifikat Eliminasi Malaria ini menjadi bukti nyata keberhasilan Kabupaten Sumba Tengah dalam mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik sekaligus memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mendukung target nasional menuju Indonesia bebas malaria.
