Wakil Bupati Sumba Tengah Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Lewat Kopi Robusta

 

Sumbavoice.com- Waibakul- Wakil Bupati Sumba Tengah, M. Umbu Djoka, melakukan kunjungan kerja ke Desa Maradesa Selatan, Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat, Rabu (04/02/2026).

Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan penanaman anakan kopi Robusta bersama Kelompok Tani Harapan Bersama, sebagai upaya mendorong peningkatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian.

Kepala Desa Maradesa Selatan, Manggris M. T. Hoba, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penanaman kopi Robusta merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk mengusahakan, mengerjakan, dan memelihara sumber daya alam demi keberlangsungan hidup generasi saat ini dan anak cucu di masa depan.Ia mengajak seluruh warga dari Dusun I, Dusun II, dan Dusun III untuk membangun koordinasi, integritas, sinkronisasi, dan sinergi dalam mengelola serta merawat tanaman kopi yang diberikan oleh Pemerintah Daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Tengah, Nyong U. K. Pari, menjelaskan bahwa Desa Maradesa Selatan memiliki potensi besar pada sektor pertanian, khususnya komoditas kopi. Namun demikian, keterbatasan sumber daya manusia masih menjadi tantangan sehingga pengembangan belum terlihat optimal.

“Diperlukan pola pendekatan yang lebih intens, duduk bersama dan berbicara dari hati ke hati,” ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa telah tersedia lahan seluas 2 hektare milik masyarakat yang direncanakan untuk penanaman kopi pada November 2026.

Dalam arahannya, Wakil Bupati M. Umbu Djoka menegaskan bahwa 1.700 anakan kopi Robusta yang diberikan harus benar-benar ditanam dan dirawat dengan baik.

Menurutnya, apabila dikelola secara serius, kopi Robusta dapat menjadi penggerak perubahan ekonomi masyarakat.Ia meminta anggota kelompok tani untuk saling mengingatkan agar segera menyiapkan lahan dan menggali lubang tanam.

Selain itu, masyarakat juga dianjurkan menanam kopi di sekitar halaman rumah yang telah memiliki tanaman pelindung, sehingga mudah dipantau pertumbuhannya.

“Hayati ini sebagai berkat Tuhan. Keberhasilan kopi ini nantinya semata-mata untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan, melalui pengembangan kopi Robusta, diharapkan terjadi perubahan pola pikir (mindset) masyarakat menuju pertanian yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Penulis: Asra Bulla Junga Jara

Berita Terkini