Pemprov NTT Perkuat Kesiapan Kunjungan Kapal Pesiar Cruise Sebagai Bagian Promosi Pariwisata NTT
Sumbavoice.com- Gubernur NTT dalam Rapat Evaluasi dan Persiapan Kunjungan Kapal Cruise yang berlangsung di ruang rapat Gubernur, Kamis (30/04/2026). Rapat ini dihadiri oleh Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma, unsur Forkopimda, perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, instansi vertikal, pelaku usaha pariwisata, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus memperkuat kesiapan dalam menyambut kunjungan kapal pesiar (cruise) sebagai bagian dari strategi pengembangan sektor pariwisata dan peningkatan ekonomi daerah.
Gubernur NTT menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kunjungan kapal cruise sebelumnya yang dinilai berjalan cukup baik, meskipun masih terdapat sejumlah hal yang perlu dibenahi, khususnya dalam aspek pelayanan dan sumber daya manusia.
“NTT sebagai daerah yang mengandalkan sektor pariwisata harus mampu memberikan pelayanan berstandar internasional. Tidak boleh ada perbedaan pelayanan bagi wisatawan, sehingga mereka merasa aman, nyaman, dan menjadi duta promosi bagi NTT ketika kembali ke negara asal,” tegas Gubernur.
Lebih lanjut, Gubernur menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam penguasaan bahasa asing, serta penguatan hospitality di seluruh titik layanan wisata. Ia juga mendorong agar Kota Kupang mampu menghadirkan destinasi wisata yang menarik dan kompetitif, dengan mengacu pada praktik terbaik daerah lain seperti Bali.
Dalam rapat tersebut, terungkap bahwa kunjungan kapal cruise memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah, dengan total 1.659 wisatawan dan 749 kru kapal pada kunjungan sebelumnya. Ke depan, direncanakan terdapat beberapa kunjungan kapal cruise tambahan pada bulan Mei, Juni, dan November 2026.
Berbagai masukan juga disampaikan oleh peserta rapat, antara lain terkait keterbatasan transportasi wisata, kebutuhan peningkatan fasilitas pelabuhan, penyediaan money changer, penguatan promosi destinasi, serta penyediaan pemandu wisata bersertifikat.
Sementara itu, Wakil Gubernur NTT Johni Asadoma dalam arahannya menambahkan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperbaiki tata kelola pariwisata secara menyeluruh, termasuk penyusunan logo dan motto baru pariwisata NTT, penyediaan buku panduan wisata, serta penetapan ikon destinasi Kota Kupang.
“Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen untuk membentuk tim terpadu guna memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis cruise,” ungkap Wagub Johni.
Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan NTT mampu menjadi destinasi unggulan yang berdaya saing global serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat.
