Bupati Sumba Barat Daya Dorong Penguatan Kualitas SDM melalui Seminar Pemuridan dan Gerakan Muda Perubahan

Sumbavoice.com – Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla, ST, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada pembukaan rangkaian kegiatan Seminar Pemuridan Gereja (SPG), Bethel Evangelism Training (BEST), dan Gerakan Muda Perubahan (GEMPAR). Kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Pengurus Daerah (BPD) Sumba Gereja Bethel Indonesia ini diselenggarakan di GBI Rock Weetabula, Kecamatan Kota Tambolaka, pada Selasa (28/04/2026).

Dalam pidato arahannya, Bupati Ratu Ngadu B. Wulla menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan dan pengurus GBI atas komitmennya dalam menyelenggarakan pembinaan spiritual bagi masyarakat, khususnya bagi generasi muda di Kabupaten Sumba Barat Daya.

“Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya sangat mendukung inisiatif ini. Kami memandang bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin keagamaan, melainkan sebuah upaya strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki kompetensi yang selaras dengan nilai-nilai keimanan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menekankan peran krusial institusi gereja sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun fondasi moral dan spiritual bangsa. Melalui program pemuridan dan penginjilan, diharapkan tercipta ketahanan mental masyarakat dalam menghadapi tantangan zaman.

Terkait program GEMPAR (Gerakan Muda Perubahan), Bupati menaruh harapan besar agar forum ini menjadi kawah candradimuka bagi pemuda SBD untuk bertransformasi menjadi aset daerah yang produktif.

“Saya berharap generasi muda yang mengikuti pembinaan ini mampu menjadi agen perubahan (agent of change). Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan terampil secara teknis, tetapi juga memiliki iman yang kokoh serta semangat pengabdian yang tulus kepada sesama dan daerah,” tegasnya.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk mengimplementasikan hasil seminar ini dalam kehidupan bermasyarakat dengan menjadi “garam dan terang”, membawa dampak positif bagi lingkungan keluarga, gereja, maupun masyarakat luas.

Turut hadir dalam acara tersebut, Pdt. Yohannes Nahuway, M.Th. (Ketua Departemen Pekabaran Injil GBI Pusat),Para Pendeta, Pelayan Tuhan, dan Aktivis GBI se-Sumba;narasumber, fasilitator, peserta seminar

 

 

Berita Terkini