GAMKI Kabupaten Sumba Tengah Bersama Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Gelar Sosialisasi Pendidikan Lingkungan dan Penanaman 600 Pohon di Kali Pamalar
Sumbavoice.com- SUMBA TENGAH- Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Sumba Tengah bersama Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Kabupaten Sumba Tengah melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pendidikan Lingkungan dan Penanaman Pohon di kawasan Kali Pamalar, Desa Umbu Langang Kecamatan Umbu Ratu Nggay Barat Kabupaten Sumba Tengah, sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan hidup serta upaya membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem sungai.
Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mendorong masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kawasan sungai, mencegah kerusakan lingkungan, serta memulihkan fungsi ekologis daerah aliran sungai melalui penanaman pohon.
Ketua GAMKI Sumba Tengah Asra Bulla Junga Jara mengatakan sosialisasi pendidikan lingkungan, masyarakat diajak memahami bahwa sungai bukan sekadar sumber air, melainkan bagian penting dari kehidupan sosial, ekonomi, dan ekologi masyarakat. Oleh karena itu, perlindungan kawasan sungai harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, maupun seluruh pemangku kepentingan.
“GAMKI bersama Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Kabupaten Sumba Tengah memandang bahwa pendidikan lingkungan merupakan langkah penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia yang tidak memperhatikan keseimbangan alam,” paparnya saat diskusi.
Lebih lanjut Asra sapaan akrabnya menjelaskan, penanaman pohon di kawasan Kali Pamalar juga menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kelestarian alam. Selain membantu memperkuat struktur tanah dan mengurangi potensi erosi, vegetasi yang tumbuh dengan baik dapat mendukung keseimbangan ekosistem serta membantu menjaga kualitas lingkungan di sekitar sungai.
Asra menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata. Diperlukan komitmen berkelanjutan melalui pemeliharaan pohon yang telah ditanam, edukasi kepada masyarakat, pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan, serta keterlibatan aktif pemerintah dalam memastikan pengelolaan sungai berjalan secara bertanggung jawab.
“Dalam konteks Kali Pamalar, pembangunan dan penanganan sungai perlu dilaksanakan dengan memperhatikan prinsip perlindungan lingkungan hidup. Setiap kegiatan normalisasi maupun pengerukan sungai hendaknya mempertimbangkan kajian teknis, dampak ekologis, serta keberlanjutan fungsi sungai bagi masyarakat sekitar” tegasnya
Menurut Asra, GAMKI bersama Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Kabupaten Sumba Tengah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengambil bagian dalam menjaga Kali Pamalar. Kesadaran menjaga lingkungan harus dimulai dari tindakan nyata, mulai dari tidak membuang sampah sembarangan, melindungi vegetasi di sekitar sungai, hingga berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan dan pemulihan lingkungan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama bahwa kelestarian Kali Pamalar merupakan tanggung jawab lintas generasi. Lingkungan yang terjaga hari ini menjadi warisan penting bagi anak cucu di masa depan.
“Menjaga Kali Pamalar bukan hanya tentang menyelamatkan sungai hari ini, tetapi juga tentang memastikan masa depan lingkungan dan kehidupan masyarakat Sumba Tengah tetap lestari.” tuturnya
Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Kabupaten Sumba Tengah berkomitmen untuk terus mendorong gerakan edukasi, penghijauan, dan advokasi lingkungan demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan serta berkeadilan ekologis di Kabupaten Sumba Tengah
